kita mungkin di dunia ini sepakat seratus
persen dengan apa yang katakan tapi itu cukup hanya sampai dua
dasawarsa lalu ketika ilmu fisika modern/mekanika kuantum berkembang
pesat dan memunculkan banyak teori dan aliran-aliran yang cukup
mengguncang nalar fisis para fisikawan. Walaupun belum bisa
dibuktikan,namun cukup menarik untuk dijadikan bahan diskusi. Di
kesempatan kali ini, saya hanya akan menjelaskan salah satu teori/aliran
yang menurut saya menarik,kenapa?, ia menentang apa yang dikatakan bahwa manusia tak dapat hidup di dua keadaan sekaligus. Teori ini dalam dunia fisika kuantum disebut dengan aliran Many world Interpretation (MWI).
Untuk menjelaskan teori ini,saya mulai dari kasus Paradoks Kucing
Schrodinger. Tahu toh?, kenal toh? Saya malah kenal teori ini justru
dari Novelnya Dee, Supernova (Ksatria Putri dan Bintang Jatuh)
Schrodinger mengemukakan Paradoks sebagai berikut :“contohnya ada sebuah kotak. Di dalamnya disiapkan labu gas beracun dan palu yang terhubung dengan pencacah Geiger. Jika pencacah Geiger berbunyi, maka palu akan jatuh dan memecah labu gas beracun.lalu dimasukkan seekor kucing bersama zat radioaktif, yang probabilitas peluruhannya sebesar 50% dalam satu jam. Dengan demikian, setelah satu jam, selama kotak tadi tidak dibuka. kemungkinannya sama — yakni gas beracun mengalir yang berakibat kucing mati, atau labu gas beracun tetap aman yang artinya kucing tetap hidup.Ini berarti kucing mati sekaligus hidup. Bagaimana mungkin ini terjadi?
Nalar fisis kita pastilah menolak kemungkinan bahwa
kucing itu bisa hidup di dua keadaan,. dalam kasus paradox kucing
schrodinger tentunya kita menganggap bahwa kucing itu jika tidak mati,
ya hidup. Tapi teori MWI memungkinkan jika kucing itu bisa
hidup di dua keadaan. Keduanya hidup dalam dunia yang parallel. Jadi
jika ternyata di dunia ini kita mendapatkan kucing dalam keadaan mati,
maka di dunia lain yang parallel dengan kita maka kucing itu kemungkinan
dalam keadaan hidup. Lantas bagaimanakah terciptanya dunia parallel?. Dunia
fisika mengenal istilah Superposisi gelombang yakni keadaaan dimana
posisi benda/partikel berada dalam tak bisa diukur secara pasti
(misalnya posisi electron yang mengitari inti atom), yang bisa diukur
hanya kemungkinannya. Ketika Superposisi menurut MWI terjadi, maka
terdapat n buah kemungkinan masa depan. Dititik ini alam semesta kita
akan bercabang menjadi n buah untuk menampung semua masa depan yang ada.
Cuma kenapa kemungkinan yang lain itu tak teramati, disebabkan adanya
beda fasa yang terjadi. MWI juga menganggap bahwa setiap keadaan kuantum
tak bisa dipisahkan dengan pengamat, lingkungan alam, atom tetangga,
dll. Jadi jika terjadi superposisi di skala atom, maka yang terbelah
bukan hanya atom itu saja. Namun seluruh semesta alam termasuk kita akan split (terbelah) di saat yang sama! Begh.